Maaf ya udah lama nggak ngisi blog Bukuné. Maklum internet di sini lagi Lambreta Lamborghini Byangkari (mengutip kata-katanya Mala). Tapi gue usahain kalo bisa, gue nge-post blog ini.
Di tengah kesibukan yang tak berarti, redaksi bukuné melakukan sedikit kegilaannya sekalian mengeluarkan kreativitasnya. Apa yang terjadi hari ini di kantor redaksi bukuné adalah membuat trend fashion di kalangan redaksi. Mau tahu seperti apa? Liat aja poto-poto di bawah ini dari para model bukuné yang notabene-nya cantik dan okeh di kalangan redaksi. Siapa tahu kamu terinspirasi untuk mengikuti trend anak-anak Bukuné.
Mala: Muti:

Yap, inilah trend terbaru anak-anak redaksi bukuné. Gimana menurut kamu? Cantik dan okeh nggak? Tutup kepala (entahlah namanya apa) itu punyanya Mala, sedangkan kacamata kumbang merah itu punyanya si Radith. Dengan gaya yang sama, tapi mereka nggak mirip kan?! (nenek-nenek tattoan juga tau!).
Kalau tadi dari ceweknya, sekarang dari perwakilan cowoknya. Pastinya yang okeh di bukuné selain gue, yaitu si Reza. Nah, ini dia gayanya:

Di sini emang lagi demam kacamata kumbang berwarna merah. Itu propertinya Radith. Nah, bagaimana dengan yang punya kacamata merah tersebut bergaya??? Masa yang beli kacamata merah tersebut nggak ikutan bergaya?? Nah ini dia si Radith dengan gaya khasnya plus kacamata merahnya:

poto ini berjudul: enaknya eek di celana.
So, gimana menurut kamu, Mala dan Muti diperbandingkan dengan Radith? Coba cari sedikitnya 5 perbedaan dan 3 persamaan dari mereka!!!! Hehehehe…
Silakan deh mau ikutan gaya yang mana. Gayanya Mala dan Muti, Reza, atau gayanya Radith?
Gayanya gue?? Hhhh…seperti biasa, gue cuma jadi tukang poto keliling aja. Kapan ya bisa ngambil poto Sandra Dewi??? *ngarep*
Posted by: Rizal
Post in:
Uncategorized |
327 Comments »
Ok, pertama judul post kali ini bukan ngikutin acara TV yang lagi nge-trend itu ya. Itu cuma bentuk kelegaan gue setelah akhirnya bisa posting juga di blog bukune. Setelah berkutat berhari-hari dengan koneksi internet kantor yang ble’e itu, akhirnya kami memutuskan untuk kabur nyari Wi-Fi gratisan. Dan ketemu….. thanks to J.Co yang nyediain internet gratisan.
Banyak banget berita nih dari Bukune nih. Satu-satu ya…..
1. Akhirnya setelah dengan susah payah dan bermandikan air mata, buku Supermiring Family keluar juga. Beli…beli…beli…. Gak mahal kok, cuma 27 ribu perak. Masih pengen tau dong ke-eror-an keluarga Febi yang lain. Makanya beli ya, udah ada kok di toko buku kesayangan kamu (kok kayak iklan ya). Buat yang di Depok, barusan gue mampir ke Gramedia Depok dan di jejeran buku Best Seller terpampanglah dengan manis buku ini. Jangan lupa ya, cover-nya sama persis sama yang udah ada di post sebelumnya.
2. Buku Muka Marketplace Boy juga udah keluar. Beli juga…beli juga…beli juga… Kalo yang ini lebih murah dari Febi, cuma 25 ribu. Cuman kalo mau afdol sih mendingan beli dua-duanya. Dijamin menghibur dan nggak nyesel belinya. Pokoknya beli dan jangan lupa kita tunggu comment-nya.
3. Buat elo yang menanti kabar hasil perjalanan gue dan Mala, sabar dikit ya. Bentar lagi pasti keluar bukunya, tungguin ya. Yang pasti dijamin gak kalah seru. Pengen tau rasanya kepala kambing? Tungguin bukunya.
4. Bukune mau ngadain launching. Dateng…Dateng…Dateng… Tempatnya di Atrium Gedung Diknas, Jl. Jend. Sudirman. Sebenernya sih kita mau launching PELIT, mahluk apakah itu? Makanya dateng ya.
5. Apa lagi ya? Hmmm, mungkin gue akan menemukan inspirasi di postingan berikutnya.
6. Ketinggalan nih. Masih berkaitan dengan posting sebelumnya, akhirnya anak ayam dan anak kambing berhasil menggelar Book Club Maret (walaupun diundur terus). seperti biasa Book Clubnya berjalan seru ditambah dengan mencela si kambing dan foto-foto. Tapi ada yang kurang nih. Biasanya Book Club yang berlangsung 2 jam, 1 1/2 jam-nya dihabiskan buat berantem soal buku yang akan dibahas bulan depan. Tapi kayaknya anak-anak lagi gak bersemangat (atau kena guna-guna emak ayam). Soalnya pas emak ayam ngajuin buku “A Short History Of Tractor In Ukrainian”, semuanya langsung setuju. Ide gue buat melakukan voting milih buku seperti biasa, ditolak mentah-mentah. Hiks…hiks…hiks…
Buku ini bercerita tentang usaha dua orang bersaudara untuk mencegah ayahnya kawin lagi. Usaha mereka malah menuju kepada penyingkapan sejarah paling kelam di Eropa. Pengen tau bukunya? Ayo baca….baca….baca….
Biarpun ide gue buat voring ditolak mentah-mentah, setidaknya gue dapet buku ini dengan harga jauh lebih murah (bukan bajakan loh). Hua….ha….ha….
C U
(Ta)
Post in:
Uncategorized |
559 Comments »
*ngambil dari Blog tetangga, alias GagasMedia. Makasi yah!*
Book club memang udah biasa. Tapi gimana kalo book club ini dilakukan oleh GagasMedia dan Bukuné?
Dua redaksi yang tiap hari sibuk dengan naskah-naskah yang harus diedit ini melakukan book club setiap sebulan sekali di awal bulan, tepatnya di hari jumat, jam dua siang (kalo ngga ngaret. hehehehe).
Di book club, Gagas dan Bukuné akan membahas sebuah buku yang judulnya merupakan hasil kesepakatan. Menurut hasil laporan, waktu yang dipergunakan dalam book club biasanya habis untuk membahas judul buku yang akan di bahas berikutnya (selain menyantap cemilan). Tapi, bukan berarti isi bahasannya ngga berbobot lho. Coba deh kalian bayangin: manusia-manusia yang tiap hari berkutat dengan editing buku harus membahas sebuah buku. Pasti komentarnya seru dan menarik. Selain sebagai ajang mengakrabkan diri (baca: bergosyip asik), book club juga berguna untuk menambah pengetahuan seputar editing.
Bulan Maret ini, buku yang akan dibahas adalah Eleven Minutes karya Paulo Coelho. Buku ini dibahas atas saran Windy. Entah bagaimana cara Windy menghasut anak ayam (Gagas) dan anak kambing (Bukuné) sehingga mereka menurut (mungkin pemotongan honor? hehehehe).
Eleven Minutes ini bercerita tentang Maria, gadis asal Brazil yang memutuskan untuk menjual dirinya. Sebagai seorang pelacur, Maria ngga boleh jatuh cinta sama kliennya a.k.a om-om gatel yang menggunakan jasa pelacuran. Tapi nih, Maria ngga sengaja jatuh cinta sama salah seorang kliennya. Dan akhirnya …. (hehehehe, mendingan baca sendiri biar seru!)
Post in:
Uncategorized |
3717 Comments »